Pekan ini saya dapat trayek bertubi-tubi dari rekan kantor yang pengen ganti blog mereka dari wordpress.com ke self hosted wordpress. Wah…tau gini pasang harga ajah kemaren ![]()
Dimulai dari pak Agung yang udah lama pengen beli domain, akhirnya Senin kemaren seharian penuh ke lantai 4 untuk ngawasin saya bikinin blog barunya (kaya ATP ajah pak
). Proses cut over migrasi wordpress.com ke self hosted lancar karena jumlah post pak Agung memang masih sedikit. Regrouping success pak..! ![]()
Besoknya gantian Opie yang pengen. Blog wordpress.com Opie lumayan banyak jumlah postingannya, hampir 450 posts. Perkiraan saya, besar file XML bakalan mekar….dan ternyata benar. Besar file XML milik Opie melebihi maksimum limit upload dari hosting yang akan dipakai.
Ngakalinnya cukup mudah, konversi ajah data XML ke sql. Dimulai dari import XML ke wordpress yang sudah terinstall di server lokal (pastikan upload limit lebih besar dari file yang akan diupload).
Setelah impor ke wordpress localhost selesai, selanjutnya dumping database tersebut ke compressed sql file.
[wisnu@roninbox ] # mysqldump -u root -D wordpress -p > wordpress.sql && gzip wordpress.sql
Selanjutnya tinggal upload file wordpress.sql.gz ke hosting baru dan impor ke database.
[jailed@shell ] # zcat wordpress.sql.gz | mysql -u user -D database -h sql.server.com -p
Selamat menempati rumah baru buat pak Agung dan Opie ![]()





Askum..

knalan dulu ya afdholnya,,,
aq mbatory ,,gni mas aq kan mw seting koneksi databasenya tu gmana??
trus maksud kompresinya sql yg dibahas tu proses dumping tu dmana?
n satu lagi agak keluar dari bab,,da tutorial koneksi database php-mysql secara online..(databse online di php-myadmin.com)
coz sekarang aq coba hosting d freehosting byethost.com
tolong pencerahannya
seblumnya thank ya..syukron katsir
mm, butuh penjelasan lengkap saia…
@mba_tory & @hanif
mungkin gampangnya gini:
1. In case wordpress di hosting lama berukuran gede dan mau dipindah ke hosting baru yang terbatas upload limit_size nya. Dari hosting lama tsb, export saja file xml wordpress.
2. Dari file XML tersebut, coba impor ke wordpress yang diinstal di localhost (PC kita) dan kemudian dumping compressed SQL (bisa lewat phpmyadmin atau terminal shell jika memakai OS *NIX)
3. Di hosting baru, impor database tsb (tutorial saya tersebut kasusnya kebetulan memakai dedicated server). Jadi saya bisa akses SSH untuk execute insert database via command line.
(bisa meminta tolong admin hosting untuk execute jika tidak memiliki akses SSH)
Nunuuuuuu…. need ur hand again booo, eike pindah hosting…. opiepippo.com eike musti bijimane ya ?


hahahahaha….. silakan lo koordinasikan dengan suami eike tercinta
eike kagak ngerti hosting2an.. ngertinya ngeblog doang
Kangen opiepippo.com nihh…..
sementara dikasih http://www.oriflamecantik.com dulu ma suami gw biar gw gak ngambek katanya